Artikel, Saham

Cara Screening Saham Beli Sore Jual Pagi

Strategi Beli Sore Jual Pagi (BSJP) adalah teknik trading saham jangka pendek di Bursa Efek Indonesia (BEI) di mana investor membeli saham menjelang penutupan pasar pukul 15.50–16.00 WIB, lalu menjualnya kembali saat pasar baru dibuka keesokan harinya pukul 09.00–09.15 WIB untuk memanfaatkan lonjakan harga pagi hari. Metode ini memanfaatkan momentum volatilitas tinggi saat pembukaan pasar akibat akumulasi sentimen positif atau aksi beli massal yang terjadi semalam sebelumnya. Untuk pemula, kunci keberhasilan BSJP terletak pada proses screening (penyaringan) saham yang memiliki likuiditas tinggi, volatilitas cukup, dan volume perdagangan yang meningkat tajam di akhir sesi.

Mengapa Saham Bisa Naik di Pagi Hari?

Berdasarkan pengalaman praktis di pasar modal Indonesia, lonjakan harga saham di pagi hari (pukul 09.00 WIB) bukanlah sebuah kebetulan, melainkan hasil dari tiga faktor teknikal berikut:

  • Aktivitas Pra-Pembukaan (Pre-Opening): Sentimen berita positif global atau regional yang rilis malam hari memicu antrean order beli (bid) yang menumpuk sebelum pasar dibuka.

  • Aksi Ambil Untung Cepat (Scalping): Banyak trader harian yang langsung melakukan eksekusi beli di harga open demi mengincar keuntungan cepat sebesar 1% hingga 3%.

  • Gap Up: Adanya celah harga lompat ke atas yang terbentuk akibat ketidakseimbangan antara jumlah permintaan beli yang jauh lebih besar daripada penawaran jual.

 

Gambar komunitas trading forex Indonesia yang menyediakan informasi dan diskusi tentang strategi trading valas untuk trader pemula dan profesional

Cara Screening Saham Beli Sore Jual Pagi

Lakukan proses penyaringan ini setiap hari bursa pada pukul 15.40 WIB hingga 15.55 WIB (sebelum pasar masuk sesi Pre-Closing).

1. Filter Likuiditas dan Volume (Wajib)

Jangan pernah membeli saham yang “sepi” atau “tidur” untuk strategi BSJP karena Anda akan kesulitan menjualnya besok pagi.

  • Pilih saham dengan nilai transaksi harian di atas Rp5 Miliar.

  • Pastikan volume perdagangan menjelang sore hari lebih tinggi atau minimal sama dengan rata-rata volume 5 hari terakhir (Volume > MA 5).

2. Analisis Struktur Candlestick

Carilah saham yang sedang dikuasai oleh pembeli (bullish momentum).

  • Bentuk Candle: Pilih saham yang membentuk candle hijau penuh (Marubozu) atau memiliki ekor pendek di bagian atas. Ini menandakan tekanan beli masih sangat kuat hingga detik-detik akhir pasar tutup.

  • Posisi Harga: Harga penutupan sore hari harus berada di atas garis Exponential Moving Average (EMA 5 atau EMA 20).

3. Pantau Running Trade dan Order Book

Buka menu Order Book pada aplikasi sekuritas Anda (seperti Stockbit, Magic, atau Mirae Asset):

  • Perhatikan antrean Bid vs Ask. Idealnya, volume Bid (permintaan beli) cukup tebal untuk menopang harga, namun ada aksi agresif memakan antrean Ask (Hajar Kanan/Haka) di menit-menit akhir.

  • Pastikan saham tidak sedang masuk dalam papan pemantauan khusus atau terkena suspensi.

 

Indikator Teknikal Sederhana untuk Screening Otomatis

Jika Anda menggunakan fitur Stock Screener di aplikasi, Anda bisa memasukkan formula atau filter matematis berikut agar sistem mencari sahamnya secara otomatis:

Nama Indikator Pengaturan / Setting Kriteria Saham BSJP
RSI (Relative Strength Index) Periode 14 Berada di area 50 – 65 (Sedang uptrend, belum overbought)
MACD Standard (12, 26, 9) Garis MACD baru saja Golden Cross atau bergerak di atas garis sinyal
Perubahan Harga (% Change) Harian Kenaikan harga antara +3% hingga +8% (Hindari yang sudah ARA agar punya ruang naik besok)
Manajemen Risiko: Aturan Manajemen Uang yang Aman

Trading BSJP memiliki risiko tinggi jika pasar tiba-tiba berbalik arah akibat sentimen global yang memburuk di malam hari. Sebagai trader yang bijak, terapkan aturan ketat ini:

  1. Target Profit Berpikir Logis: Targetkan keuntungan sebesar 1% hingga 3% saja. Jangan serakah menunggu saham naik lebih tinggi karena biasanya setelah pukul 09.15 WIB, tekanan jual dari take profit massal akan dimulai.

  2. Batasi Kerugian (Stop Loss): Langsung pasang Automatic Order untuk Cut Loss jika harga saham turun -2% dari harga beli Anda, atau jika harga menjebol area support psikologis terdekat.

  3. Gunakan Uang Dingin: Alokasikan maksimal 10% hingga 20% dari total modal trading Anda untuk strategi BSJP ini. Jangan pernah menggunakan seluruh modal (All-In) pada satu saham.

Catatan Kredibilitas (Disclaimer) : Performa masa lalu dari sebuah strategi saham tidak menjamin hasil yang sama di masa depan. Selalu lakukan analisis fundamental sekilas untuk memastikan saham yang Anda pilih bukan saham gorengan dengan volatilitas tidak wajar yang rawan manipulasi harga. Terapkan paper trading (simulasi tanpa uang sungguhan) terlebih dahulu selama 1-2 minggu sebelum menggunakan uang sungguhan.

 

 

Join Komunitas Trading

Bagi Anda yang baru memulai trading maupun ingin lebih memperdalam pengetahuan tentang trading silahkan silahkan bergabung bersama Master Trader 168, Master Trader 168 adalah komunitas Trading yang berfokus pada edukasi, bimbingan yang membantu para trader dari berbagai level mulai dari pemula hingga tingkat profesional untuk meningkatkan skil analisis dan manajemen resiko.
Master Trader 168 bertujuan tidak hanya sekadar membantu para trader untuk profit jangka pendek, melainkan pertumbuhan berkelanjutan melalui pemahaman pasar yang mendalam.

 

 

 

Baca juga :