Master Trader 168

Trading

Harga Minyak Turun Saat AS Membuka Peluang Dialog Lanjutan dengan Iran

Minyak Turun di Tengah Dialog Iran

Harga minyak terkoreksi setelah kenaikan tajam

Harga minyak melemah pada Jumat setelah Presiden AS Donald Trump menyebut Washington sedang mengadakan pembicaraan produktif dengan Iran. Ia juga mengatakan AS tidak akan menyerang Iran sebelum pemilihan paruh waktu bulan depan.

Minyak Brent turun 0,7% menjadi US$103,53 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate AS melemah 0,6% menjadi US$90,97. Penurunan ini terjadi setelah harga minyak naik sekitar 4% pada Kamis.

Risiko pasokan masih menopang harga

Meski turun pada Jumat, Brent masih berpeluang mencatat kenaikan mingguan. Serangan terhadap kapal pengangkut minyak dari Timur Tengah sebelumnya meningkatkan kekhawatiran pasokan. Trader juga memantau gangguan akibat badai yang mendekati pesisir Teluk AS.

Pasar tetap sensitif terhadap perkembangan di sekitar Iran dan Selat Hormuz. Gangguan pengiriman dapat memperketat pasokan dan mendorong harga naik. Sebaliknya, kemajuan diplomatik dapat mengurangi premi risiko.

Trader akan terus memantau keamanan regional dan kondisi cuaca di AS. Kedua faktor tersebut dapat memengaruhi pergerakan harga jangka pendek. Keseimbangan antara diplomasi dan risiko pasokan fisik tetap menjadi perhatian utama pasar minyak.

Berita

terbaru kami