Saham AS Melanjutkan Reli Rekor
Saham AS mencetak rekor baru karena investor tetap fokus pada earnings perusahaan dan optimisme terhadap artificial intelligence.
S&P 500 naik 0,6% menjadi 7.818,93 pada Selasa, 6 Oktober. Dow Jones naik 0,5%, sedangkan Nasdaq Composite meningkat 0,4% dan kembali mencetak rekor.
Ekspektasi Earnings Menopang Saham
Salah satu pendorong utama reli adalah ekspektasi terhadap earnings perusahaan yang kuat.
Estimasi FactSet yang dikutip AP menunjukkan earnings per share perusahaan S&P 500 berpotensi tumbuh hampir 30% secara tahunan pada kuartal ketiga.
Ekspektasi tersebut penting karena memberikan alasan fundamental di balik valuasi saham yang tinggi.
AI Tetap Menjadi Tema Utama
Investor masih melihat artificial intelligence sebagai sumber investasi perusahaan dan pertumbuhan ekonomi yang besar.
Optimisme tersebut membuat saham teknologi mengungguli pasar dan mendorong Nasdaq ke rekor baru.
Namun, konsentrasi kenaikan pada perusahaan teknologi besar juga menjadi potensi risiko.
Jika earnings tidak mampu membenarkan valuasi tinggi atau Treasury yields naik signifikan, saham growth dan teknologi dapat mengalami volatilitas lebih besar.
Minyak dan Biaya Pinjaman Menjadi Risiko
Reli saham terjadi ketika harga energi dan biaya pinjaman masih tinggi.
Harga minyak di atas US$100 dapat meningkatkan tekanan inflasi, sementara Treasury yields tinggi meningkatkan discount rate terhadap laba perusahaan di masa depan.
Kondisi tersebut sangat relevan bagi Nasdaq 100 dan Russell 2000.
Russell 2000 juga lebih sensitif terhadap biaya pendanaan domestik karena perusahaan kecil cenderung lebih bergantung pada kredit bank dan pasar pembiayaan.



