Harga Emas Turun karena Dolar dan Yield Treasury
Meta description: Harga emas turun karena dolar AS dan yield Treasury menguat. Investor menunggu risalah FOMC untuk melihat prospek kebijakan The Fed.
Harga emas turun pada Selasa karena penguatan dolar AS dan tingginya yield Treasury memberikan tekanan terhadap logam mulia.
Investor juga menantikan risalah rapat Federal Reserve bulan September untuk mendapatkan petunjuk mengenai prospek kebijakan moneter.
Harga Emas Bergerak Turun
Harga emas spot turun 0,5% menjadi $4.120,16 per ons.
Sementara itu, emas berjangka turun 0,2% menjadi $4.146,80 per ons.
XAG/USD turun 1,2% menjadi $60,35 per ons. XPT/USD turun 1,3% menjadi $1.703,71, sedangkan paladium turun 1,4% menjadi $1.161,00.
Indeks Dolar AS naik 0,1% menjadi 102,27.
Dolar dan Yield Treasury Menekan Emas
Penguatan dolar AS menjadi salah satu faktor yang menekan harga emas.
Dolar yang lebih kuat biasanya membuat emas menjadi lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.
Selain itu, yield Treasury yang lebih tinggi meningkatkan biaya peluang untuk memegang emas karena emas tidak menghasilkan pendapatan bunga.
Tekanan Fiskal Global Menjadi Perhatian
Investor juga memperhatikan meningkatnya tekanan fiskal di berbagai negara dan dampaknya terhadap kebijakan moneter.
Di Eropa, ketidakpastian politik dan kekhawatiran fiskal di Prancis turut mendukung permintaan terhadap dolar.
Kondisi tersebut juga memberikan tekanan terhadap pasar obligasi Eropa dan mendorong euro ke level terendah dalam 17 bulan.
Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Menurun
Data ISM menunjukkan bahwa tekanan biaya di sektor jasa AS meningkat pada bulan sebelumnya.
Kondisi tersebut membuat kemungkinan pengetatan kebijakan Federal Reserve tetap menjadi perhatian.
Namun, ekspektasi kenaikan suku bunga dalam waktu dekat telah menurun setelah data ketenagakerjaan AS berada di bawah perkiraan.
Pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada Oktober sekitar 20%, turun dari sekitar 70% pada pekan sebelumnya.
Investor Menunggu Risalah FOMC
Risalah rapat Federal Reserve bulan September dijadwalkan dirilis pada pertengahan minggu.
Investor akan mencermati risalah tersebut untuk mendapatkan petunjuk mengenai prospek kebijakan moneter selanjutnya.
Dengan demikian, pergerakan dolar AS dan yield Treasury tetap menjadi faktor penting yang diperhatikan pasar emas menjelang rilis risalah FOMC.



