Master Trader 168

digirextch
-
06 Okt 2026

Harga Emas Turun karena Dolar dan Yield Treasury Menguat

Gold (XAU/USD) US Dollar Index (DXY) USD/JPY GBP/USD AUD/USD

Harga Emas Turun karena Dolar dan Yield Treasury

Meta description: Harga emas turun karena dolar AS dan yield Treasury menguat. Investor menunggu risalah FOMC untuk melihat prospek kebijakan The Fed.

Harga emas turun pada Selasa karena penguatan dolar AS dan tingginya yield Treasury memberikan tekanan terhadap logam mulia.

Investor juga menantikan risalah rapat Federal Reserve bulan September untuk mendapatkan petunjuk mengenai prospek kebijakan moneter.

Harga Emas Bergerak Turun

Harga emas spot turun 0,5% menjadi $4.120,16 per ons.

Sementara itu, emas berjangka turun 0,2% menjadi $4.146,80 per ons.

XAG/USD turun 1,2% menjadi $60,35 per ons. XPT/USD turun 1,3% menjadi $1.703,71, sedangkan paladium turun 1,4% menjadi $1.161,00.

Indeks Dolar AS naik 0,1% menjadi 102,27.

Dolar dan Yield Treasury Menekan Emas

Penguatan dolar AS menjadi salah satu faktor yang menekan harga emas.

Dolar yang lebih kuat biasanya membuat emas menjadi lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.

Selain itu, yield Treasury yang lebih tinggi meningkatkan biaya peluang untuk memegang emas karena emas tidak menghasilkan pendapatan bunga.

Tekanan Fiskal Global Menjadi Perhatian

Investor juga memperhatikan meningkatnya tekanan fiskal di berbagai negara dan dampaknya terhadap kebijakan moneter.

Di Eropa, ketidakpastian politik dan kekhawatiran fiskal di Prancis turut mendukung permintaan terhadap dolar.

Kondisi tersebut juga memberikan tekanan terhadap pasar obligasi Eropa dan mendorong euro ke level terendah dalam 17 bulan.

Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Menurun

Data ISM menunjukkan bahwa tekanan biaya di sektor jasa AS meningkat pada bulan sebelumnya.

Kondisi tersebut membuat kemungkinan pengetatan kebijakan Federal Reserve tetap menjadi perhatian.

Namun, ekspektasi kenaikan suku bunga dalam waktu dekat telah menurun setelah data ketenagakerjaan AS berada di bawah perkiraan.

Pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada Oktober sekitar 20%, turun dari sekitar 70% pada pekan sebelumnya.

Investor Menunggu Risalah FOMC

Risalah rapat Federal Reserve bulan September dijadwalkan dirilis pada pertengahan minggu.

Investor akan mencermati risalah tersebut untuk mendapatkan petunjuk mengenai prospek kebijakan moneter selanjutnya.

Dengan demikian, pergerakan dolar AS dan yield Treasury tetap menjadi faktor penting yang diperhatikan pasar emas menjelang rilis risalah FOMC.

Sumber :
https://za.investing.com/news/commodities-news/gold-holds-near-4140-as-dollar-yields-offset-lower-fed-hike-expectations-4490905

Pasar yang Berpotensi Terdampak & Tingkat Dampak

Pasar
Level Dampak
Gold (XAU/USD)
High
US Dollar Index (DXY)
High
USD/JPY
Medium
GBP/USD
Medium
AUD/USD
Medium

Fundamental Events

22 Sep 2026
10:00 WIB
Jakarta Time, Indonesia
Sesi Diskusi bersama Gubernur Michele Bullock
Sesi Diskusi Michele Bullock, Gubernur RBA.
Affected market potential and level of impact:
AUD/USD
High
Gold (XAU/USD)
Low
US Dollar Index (DXY)
Low
23 Sep 2026
20:45 WIB
Jakarta Time, Indonesia
PMI Manufaktur AS S&P Global
indikator yang mengukur kondisi sektor manufaktur AS berdasarkan survei
Affected market potential and level of impact:
US Dollar Index (DXY)
High
USD/JPY
Medium
US-Stock Dow Jones
Medium
US-Stock Russell 2000
Medium
24 Sep 2026
08:30 WIB
Jakarta Time, Indonesia
Angkatan Kerja Australia
Data Angkatan Kerja Australia.
Affected market potential and level of impact:
AUD/USD
High
US Dollar Index (DXY)
Low
Gold (XAU/USD)
Low

Fundamental

terbaru kami