Master Trader 168

Blog

Mengapa GBP/USD Disebut Cable?

Jika Anda mengikuti berita mata uang, mungkin pernah mendengar pelaku pasar menyebut “cable” untuk menggantikan GBP/USD. Julukan itu merujuk pada kurs antara pound sterling Inggris dan dolar AS.

Penjelasan yang paling sering diberikan adalah bahwa kurs ini dahulu dikirim antara London dan New York melalui kabel telegraf transatlantik pada abad ke-19. Lalu, namanya melekat hingga sekarang.

Jadi, alasan GBP/USD disebut cable pada dasarnya adalah cerita tentang cara informasi keuangan berpindah. Semua itu terjadi sebelum ada layar komputer dan internet.

1. Apa yang ditunjukkan GBP/USD?

GBP adalah kode untuk pound sterling, mata uang Britania Raya. USD adalah kode untuk dolar AS.

Pasangan ini menunjukkan berapa dolar yang dibutuhkan untuk membeli satu pound.

Dalam kutipan GBP/USD, pound adalah mata uang dasar dan dolar adalah mata uang kutipan.

Misalnya angkanya 1,27. Artinya, satu pound setara 1,27 dolar AS. (Angka ini hanya contoh. Karena itu, periksa sumber tepercaya untuk kurs terbaru.)

Jika angkanya naik, pound menguat terhadap dolar. Sebaliknya, jika turun, pound melemah terhadap dolar.

2. Cerita di balik julukan “cable”

Pada abad ke-19, sebuah kabel telegraf dibentangkan melintasi Samudra Atlantik. Kabel tersebut menghubungkan Inggris dengan Amerika Utara.

Sebelum itu, kabar dan harga bisa memakan waktu berhari-hari karena dikirim lewat kapal. Dengan kabel tersebut, pesan dapat tiba hampir seketika.

London dan New York adalah dua pusat keuangan terpenting dunia. Karena itu, kurs pound-dolar menjadi salah satu informasi penting yang dikirim melalui jalur itu.

Para pedagang pun menyebut kurs tersebut sebagai “cable”. Istilah itu bertahan meski teknologinya sudah berganti.

Rincian ceritanya dituturkan sedikit berbeda oleh berbagai sumber. Selain itu, tidak ada yang bisa menunjuk satu momen pasti kelahiran julukan ini.

Namun, hal yang disepakati sebagian besar penjelasan adalah kaitannya dengan telegraf transatlantik. Kini kurs dikirim lewat jaringan elektronik dalam sepersekian detik.

Meski begitu, kata lama itu tetap hidup sebagai bahasa pasar.

3. Mengapa kurs pound-dolar penting?

Pound dikenal sebagai salah satu mata uang tertua yang masih dipakai sehari-hari. Sementara itu, London masih menjadi pusat keuangan global utama.

Inggris juga memiliki hubungan perdagangan, perbankan, dan investasi yang erat dengan Amerika Serikat.

Bagi orang awam, kurs ini dapat berpengaruh dalam banyak hal:

  • Perjalanan. Memengaruhi biaya liburan ke London bagi pembayar dolar. Sebaliknya, kurs juga memengaruhi perjalanan ke New York bagi pembayar pound.
  • Bisnis. Perusahaan yang berdagang barang dan jasa antara kedua negara terpapar perubahan kurs ini.
  • Pendidikan. Mahasiswa yang membayar kuliah atau biaya hidup di luar negeri merasakan perubahan kurs pada anggaran mereka.
  • Investasi. Manajer dana dan perusahaan yang memegang aset dalam kedua mata uang memantau kurs ini untuk memahami hasil investasinya.

Selain itu, pelajar Indonesia yang berkuliah di Inggris juga sering menghitung biaya dengan membandingkan rupiah, pound, dan dolar.

Karena itu, pergerakan GBP/USD turut membentuk gambaran kurs lintas mata uang.

4. Apa yang menggerakkan GBP/USD?

Seperti pasangan mata uang lain, GBP/USD mencerminkan kekuatan relatif dua ekonomi. Selain itu, pasangan ini mencerminkan keputusan dua bank sentral.

  • Bank of England dan The Fed. Masing-masing menetapkan suku bunga untuk mata uangnya. Selisih suku bunga dan arah yang dikomunikasikan bank sentral dapat memengaruhi mata uang mana yang tampak lebih menarik.
  • Inflasi dan pertumbuhan. Data harga, tenaga kerja, dan aktivitas ekonomi di Inggris maupun AS dapat mengubah ekspektasi.
  • Politik dan kebijakan. Pemilu, anggaran, dan keputusan besar dapat menggeser kepercayaan. Misalnya, pound bergerak tajam sekitar referendum 2016 mengenai keluarnya Inggris dari Uni Eropa. Peristiwa tersebut sering dikutip sebagai contoh peristiwa politik yang memengaruhi mata uang.
  • Suasana global. Pada masa ketidakpastian, investor dapat memindahkan dana antar mata uang dan aset. Akibatnya, pergerakan tersebut bisa memengaruhi kedua sisi pasangan ini.

Secara keseluruhan, tidak ada faktor yang bekerja sendirian. Selain itu, tingkat pentingnya berubah dari satu periode ke periode lain.

5. Contoh sederhana

Misalkan sebuah perusahaan Inggris menjual perangkat lunak kepada pelanggan di AS seharga US$100.000. Angka berikut hanya ilustrasi.

  • Jika GBP/USD 1,25, perusahaan menerima sekitar £80.000.
  • Jika GBP/USD 1,35, pembayaran yang sama bernilai sekitar £74.100.

Pelanggan membayar jumlah yang sama. Namun, GBP/USD yang lebih tinggi berarti pound lebih kuat.

Karena itu, setiap dolar dikonversi menjadi lebih sedikit pound. Dengan demikian, kurs tetap berpengaruh bagi bisnis meski harga sudah disepakati sebelumnya.

Kesalahpahaman yang sering muncul

“Nama ‘cable’ berkaitan dengan cara pasangan ini bergerak.”

Tidak. Julukan itu hanyalah label sejarah. Jadi, julukan tersebut tidak memberi petunjuk apa pun tentang pergerakan harga.

“Kabel telegraf masih membawa kurs ini.”

Tidak lagi. Pasar modern memakai jaringan elektronik. Sementara itu, istilahnya sekadar tradisi.

“GBP/USD hanya mencerminkan ekonomi Inggris.”

Pasangan ini mencerminkan kedua sisi. Dengan kata lain, perubahannya bisa berasal dari pound yang menguat, dolar yang melemah, atau keduanya.

Yang perlu dipahami

  • “Cable” adalah julukan untuk GBP/USD, yaitu kurs pound sterling terhadap dolar AS.
  • Nama itu umumnya dikaitkan dengan kabel telegraf transatlantik yang dahulu dipakai mengirim kurs.
  • Selain itu, pasangan ini mencerminkan kebijakan bank sentral, data ekonomi, politik, dan suasana global di dua ekonomi besar.
  • Karena itu, julukan tersebut merupakan bagian dari sejarah pasar, bukan petunjuk arah pergerakan berikutnya.

Untuk kurs terbaru atau keputusan suku bunga, rujuk sumber resmi seperti Bank of England, The Fed, atau penyedia data keuangan terpercaya.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah cable sama dengan GBP/USD?

Ya. Pelaku pasar memakai kata “cable” untuk merujuk pasangan yang sama. Dengan kata lain, keduanya menunjukkan harga satu pound dalam dolar AS.

Apakah pasangan mata uang lain punya julukan?

Ada. Bahasa pasar mencakup beberapa nama informal untuk pasangan mata uang. Namun, sebagian kurang populer dibanding cable.

Semuanya hanya kemudahan penyebutan, bukan istilah resmi.

Mengapa pound kadang bergerak tajam?

Karena banyak hal dapat memengaruhinya sekaligus. Misalnya, sinyal bank sentral, data yang mengejutkan, dan peristiwa politik.

Akibatnya, reaksi besar biasanya terjadi ketika informasi baru mengubah apa yang diharapkan pasar.

Kesimpulan

GBP/USD disebut cable karena warisan era telegraf transatlantik. Pada masa itu, kurs pound-dolar menjadi kabar penting yang dikirim lintas samudra.

Julukannya menarik sebagai sejarah. Namun, yang lebih bermanfaat adalah memahami apa yang tercermin dari kursnya: kebijakan, data, dan suasana pasar di Inggris dan Amerika Serikat.

 

Berita

terbaru kami