Yen Jepang stabil pada Senin setelah melemah sekitar 2% sepanjang pekan sebelumnya, dengan nilai tukar USD/JPY berada di sekitar 156,85. Pelemahan yen meningkatkan spekulasi bahwa otoritas Jepang dapat melakukan intervensi di pasar valuta asing, terutama setelah muncul laporan bahwa para pejabat telah melakukan pemeriksaan nilai tukar.
Bank of Japan (BOJ) baru-baru ini menaikkan suku bunga kebijakannya menjadi 1,25%, level tertinggi dalam 31 tahun. Namun, keputusan tersebut gagal memperkuat yen karena dua anggota dewan tidak menyetujui kenaikan tersebut, sementara panduan kebijakan yang disampaikan dinilai belum cukup hawkish.
Di saat yang sama, sikap hawkish Federal Reserve terus memberikan dukungan terhadap dolar AS. Kondisi ini membuat yen berada di tengah tekanan dari arah kebijakan BOJ dan prospek suku bunga AS yang jauh lebih tinggi.



