Master Trader 168

digirextch
-
15 Okt 2026

Emas Pulih Lebih dari 1% saat Pelemahan Dolar dan Penurunan Yield Treasury Menopang Harga

Gold (XAU/USD)

Harga Emas Pulih Setelah Aksi Jual akibat Inflasi

Harga emas pulih lebih dari 1% pada Kamis, 15 Oktober, karena pelemahan dolar AS dan penurunan imbal hasil Treasury membantu logam mulia tersebut bangkit dari penurunan tajam pada sesi sebelumnya.

Reuters melaporkan bahwa harga emas spot naik 1,2% menjadi US$4.156,11 per ons, sedangkan emas berjangka AS menguat 1,7% menjadi US$4.177,80. Pemulihan ini terjadi setelah aksi jual yang dipicu oleh data inflasi konsumen AS di atas perkiraan, yang sebelumnya mendorong penguatan dolar dan meningkatkan ekspektasi pengetatan kebijakan Federal Reserve.

Penurunan Yield dan Pelemahan Dolar Menopang Emas

Emas tidak memberikan imbal hasil bunga, sehingga penurunan yield obligasi dapat mengurangi biaya peluang untuk memegang logam mulia tersebut. Dolar yang melemah juga dapat membuat emas lebih terjangkau bagi pembeli dengan mata uang lain, sehingga berpotensi mendukung permintaan.

Pemulihan terbaru terjadi ketika yield Treasury turun dan dolar melemah dari level tertinggi dalam 18 bulan. Namun, kondisi inflasi masih menjadi sumber ketidakpastian. Laporan CPI September yang lebih tinggi dari perkiraan membuat kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed kembali menjadi perhatian. Kondisi tersebut dapat membatasi kenaikan emas jika yield dan dolar kembali menguat.

Data Ekonomi AS Dapat Menentukan Pergerakan Berikutnya

Investor memantau data inflasi harga produsen dan penjualan ritel AS untuk memperoleh petunjuk tambahan mengenai tekanan harga dan aktivitas ekonomi. Data tersebut dapat memengaruhi ekspektasi terhadap keputusan kebijakan Federal Reserve berikutnya, sekaligus menentukan arah real yield dan dolar.

Dalam jangka pendek, prospek XAU/USD tetap sensitif terhadap perubahan ekspektasi suku bunga. Kenaikan terbaru menunjukkan pemulihan setelah aksi jual sebelumnya, tetapi belum cukup untuk memastikan bahwa tren naik yang berkelanjutan telah terbentuk.

Sumber :
https://www.reuters.com/world/india/gold-rebounds-one-week-low-dollar-slips-2026-10-15/

Pasar yang Berpotensi Terdampak & Tingkat Dampak

Pasar
Level Dampak
Gold (XAU/USD)
High

Fundamental Events

10 Nov 2026
20:30 WIB
Jakarta Time, Indonesia
CPI (Consumer Price Index) November
Indeks Harga Konsumen adalah indikator ekonomi utama yang digunakan untuk mengukur tingkat inflasi
Affected market potential and level of impact:
Gold (XAU/USD)
High
AUD/USD
High
EUR/USD
High
GBP/USD
High
USD/JPY
High
US Dollar Index (DXY)
High
US-Stock Dow Jones
High
US-Stock Nasdaq 100
High
US-Stock Russell 2000
High
US-Stock S&P 500
High
22 Sep 2026
10:00 WIB
Jakarta Time, Indonesia
Sesi Diskusi bersama Gubernur Michele Bullock
Sesi Diskusi Michele Bullock, Gubernur RBA.
Affected market potential and level of impact:
AUD/USD
High
Gold (XAU/USD)
Low
US Dollar Index (DXY)
Low
23 Sep 2026
20:45 WIB
Jakarta Time, Indonesia
PMI Manufaktur AS S&P Global
indikator yang mengukur kondisi sektor manufaktur AS berdasarkan survei
Affected market potential and level of impact:
US Dollar Index (DXY)
High
USD/JPY
Medium
US-Stock Dow Jones
Medium
US-Stock Russell 2000
Medium

Fundamental

terbaru kami